Wednesday, 26 November 2025

Memahami jaringan fiber optic.



1. Pengertian

- Jaringan Fiber optik adalah media transmisi fisik penyalur informasi yang mengubah sinyal listrik menjadi gelombang cahaya dengan konsep hukum optik. Fiber optik beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi, yang umumnya dipakai untuk menghubungkan dua poin network dengan daya besar. Perkembangan teknologi semakin progresif yang mana hal ini dipengaruhi oleh kebutuhan akan traffic dalam pemakaian jasa telekomunikasi, baik itu dari segi kuantitas maupun kualitas. Sistem yang berusaha dibangun berproyeksi pada tujuan dasar yakni untuk menemukan media transmisi yang dapat menyalurkan informasi sebanyak mungkin dalam waktu yang bersamaan.

- Fiber optik adalah teknologi yang digunakan untuk mentransmisikan data, suara, atau gambar melalui kabel serat kaca atau plastik dengan menggunakan sinyal cahaya. Teknologi ini menawarkan kecepatan transmisi yang sangat tinggi dan kualitas sinyal yang lebih stabil dibandingkan media tradisional seperti kabel tembaga. Kabel fiber optik biasanya digunakan untuk keperluan internet berkecepatan tinggi, telekomunikasi, dan sistem jaringan komputer yang membutuhkan transfer data dalam jumlah besar.


2. Struktur Fiber Optik

Salah satu alasan kabel fiber optik sangat efisien adalah desain strukturnya yang unik. Berikut adalah bagian utama dari fiber optik:

1. Inti (Core)

Inti adalah bagian tengah kabel fiber optik yang terbuat dari kaca atau plastik berkualitas tinggi. Di sinilah cahaya dipancarkan untuk membawa data. Diameter inti dapat bervariasi tergantung pada jenis fiber optik yang digunakan

2. Cladding

Cladding adalah lapisan yang mengelilingi inti. Fungsi utama cladding adalah memantulkan cahaya kembali ke inti sehingga cahaya tetap berada di dalam serat meskipun melewati tikungan. Hal ini dimungkinkan berkat perbedaan indeks bias antara inti dan cladding.

3. Buffer/Coating

Buffer atau coating adalah lapisan pelindung yang melapisi cladding. Tujuannya adalah untuk melindungi serat dari kerusakan fisik, kelembapan, dan faktor lingkungan lainnya.

4. Strength Member dan Outer Jacket

Strength member adalah komponen yang memberikan kekuatan mekanis pada kabel, sedangkan outer jacket adalah lapisan terluar yang melindungi keseluruhan kabel dari kondisi lingkungan seperti panas, dingin, atau tekanan fisik.


3. Cara Kerja Fiber Optik

Fiber optic bekerja berdasarkan prinsip pemantulan total cahaya (total internal reflection). Berikut adalah langkah-langkah cara kerja fiber optik:

  1. Sumber Cahaya
    Data dikodekan menjadi sinyal cahaya menggunakan laser atau LED.
  2. Transmisi Melalui Inti
    Cahaya yang membawa data dipancarkan melalui inti, dengan cladding memantulkan cahaya agar tetap berada di dalam serat.
  3. Dekode Data
    Saat mencapai ujung kabel, sinyal cahaya diterjemahkan kembali menjadi data yang dapat dibaca oleh perangkat penerima.

Proses ini memungkinkan transfer data yang cepat, stabil, dan minim gangguan dibandingkan kabel tembaga tradisional.


4.  Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:
  • Kemampuannya yang baik dalam mengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dalam jarak transmisi yang cukup jauh
  • Kecepatan transmisi yang tinggi hingga mencapai ukuran gigabits, serta tingkat kemungkinan hilangnya data yang sangat rendah.
  • Tingkat keamanan fiber optic yang tinggi, aman dari pengaruh. interferensi sinyal radio, motor, maupun kabelkabel yang berada di sekitarnya, membuat fiber optic lebih banyak digunakan dalam infrastruktur perbankan atau perusahaan yang membutuhkan jaringan dengan tingkat keamanan yang tinggi.
  • Aman digunakan dalam lingkungan yang mudah terbakar dan panas.
  • Fiber optic juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan kabel tembaga, sehingga lebih menghemat tempat dalam ruangan network data center di mana pun.
Kekurangan:
  • Harganya yang cukup mahal jika dibandingkan dengan teknologi kabel tembaga. Hal ini dikarenakan fiber optic dapat mengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dan jarak transmisi yang lebih jauh
  • Kekurangan lainnya adalah cukup besarnya investasi yang diperlukan untuk pengadaan sumber daya manusia yang andal. karena tingkat kesulitan implementasi dan deployment fiber optic yang cukup tinggi.
Kesimpulan
Membangun jaringan FTTH memerlukan pemahaman yang komprehensif tentang teknologi dan aksesoris fiber optik. Dengan berinvestasi pada kabel fiber optik berkualitas tinggi dan aksesoris penting, pengusaha internet dapat membangun infrastruktur internet yang andal dan berkinerja tinggi. Karena permintaan internet berkecepatan tinggi terus meningkat, tetap mendapatkan informasi tentang perkembangan terbaru dalam teknologi fiber optik akan menjadi kunci untuk mencapai keberhasilan jangka panjang dalam lanskap digital yang terus berkembang.

Sumber : 

1. Apa itu Fiber Optik? Pengertian, Jenis, Cara Kerja, dan Fungsinya

2. Memahami Kabel Fiber Optik dan Aksesoris di Jaringan Fiber To The Home(FTTH). - Falcom Technology

3. Memahami Fiber Optic: Manfaat dan Keuntungannya dalam Telekomunikasi Modern | Pabrik Injeksi Plastik, Pabrik Helm, Kabel Serat Optic, Stasiun BTS, Kabel Fiber Optik, Bekasi, PT Tayoh Sarana Sukses

No comments:

Post a Comment

Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik

  Gambar 428 Diagram Alur Splicing  dalam Komunikasi Optik Berikut penjelasan  Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik  yang disusun ri...